AromaRPM- Sudah hampir sebulan HSX 125 menemani saya melintas solo – boyolali. Hal pertama yang saya rasakan adalah Irit, itu pasti memang Honda terkenal dengan keiritannya. Kencang?? memang Top speed tidak terlalu berbeda jauh dengan si Siph aka NJMX. Tapi untuk akselerasi dan torsi jangan harap bisa mengimbangi NJMX. Tapi satu hal yang tidak dimiliki NJMX yang HSX punya. Jika dengan NJMX setia di temani suara angin,klakson dan suara putaran mesin yang bertenaga. Tapi HSX selain itu semua masih di tambah dengan alunan musik campursari yang timbul dari getaran-getaran body depan dan belakang. Yang terkadang sukses membuat saya risih.. Okedah daripada berkendara dengan hati yang tidak nyaman langsung saja saya operasi ringan di bodynya..

Bantalan Karet

Untuk bahan peredamnya saya menggunakan karet bekas ban dalam dan lem castol. Kenapa Lem castol?? karena adanya itu. Kalo menggunakan lem seperti alteco akan membuat body mudah getas dan patah. Sebelumnya saya juga pernah menggunakan isolatip spon yang lumayan meredam, namun tidak bertahan lama karena sponnya mempunyai ronga udara yang mana akan hilang ketika terjepit oleh body.

Pertama-tama gunting karet ban bekas menjadi lembaran kecil-kecil menyerupai lidi. Dan kemudian oleskan lem Castol di bidang yang akan di beri peredam karet.

Oleskan Lem Castol Pada Bidang

Ingat ketika meratakan lem yang sudah terolesi lem jangan terlalu keras menekan, bisa menyesal anda (artikel berikutnya). Setelah lem agak mengering tempelkan karet yang sudah anda gunting dan rapikan. Tidak perlu mengolesi karet dengan lem juga, karena cukup satu saja.

Karet sudah tertempel

Setelah merekat, pasang kembali body dengan hati-hati supaya karet tidak lepas. Dan coba pacu HSX insya alloh Volume campursarinya sudah di turunkan.

Overall HSX memang irit dan kencang namun kelemahan tertinggi ada di bodynya, ntah kunci pengaitnya yang kurang atau memang kualitas bodynya. Setiap produk tidak ada yang sempurna. Karena disitulah peluang bisnis ada….

Salam…